Friday, November 24, 2006

Filosofi Guru

Ntah mengapa saya dari kecil mencintai profesi ini, dan pada akhirnya Alhamdulillah cita-citaku terkabul, dan sekarang walau secara jabatan saya sudah bukan menjadi guru, namun filosofinya sudah mengena dalam pemikiran saya. Dan saya akan bangga jika orang mengenal saya sebagai guru. Guru...sebuah nama yang sederhana .... Namun setelah dimaknai...filosofinya dalem banget.
Pada umumnya kata guru sering diartikan sebagai.. profil yang bertugas untuk memberikan ilmu, atau seseorang yang di contoh oleh muridnya...
Sepertinya pernyataan itu baru 1/3nya dari makna guru yang sesungguhnya.berikut aku jelaskan filosofi guru yang sebenarnya.
1. Guru adalah orang yang selalu belajar
Nah ini yang seharusnya dimaknai terlebih dahulu. B E L A J A R... bukan hanya murid. Coba bayangkan kalau guru ga mau belajar, pasti materi yang dikomunikasikannya itu-itu saja. Ya iyalah da ga ada penambahan ilmu disana. ada sedikit celotehan yang bilang bahwa belajarnya guru dengan murid itu bedanya cuman semalem, atau sejam, atau berapalah tapi yang penting guru itu harus belajar sebelum mempersiapkan materinya.
2. Guru adalah orang yang mengajarkan ilmu

ya tentunya ilmu yang sudah didapatkan selama belajar, harus disampaikan pada siswanya. Makna mengajar ini tentunya sudah di fahami oleh masyarakat luas. Bahkan ada kecenderungan kita lebih enak mengajar ketimbang belajar. Mengajar kan tinggal menginstruksikan, sedangkan mengajar kita yang jadi korban. Iya sih biasanya dalam hidup juga gitu. Mengajar atau ngasih tau lebih enak ketimbang dikasih tahu
3. Guru adalah orang yang terlibat dalam interaksi belajar dan mengajar
seorang guru yang baik tentunya akan melibatkan suasana pembelajaran yang menyenangkan, komunikatif dan interaktif terhadap muridnya... guru tidak melulu memberikan ilmunya, tapi guru juga menyerap ilmu dari siswanya
disitu munculah interaksi belajar dan mengajar sehingga diharapkan dapat menghasilkan perubahan tingkah laku siswa ke arah yang positif.

No comments: